Dirut PD RPH Anggap Kritik Wali Kota Pengaruh Pihak Ketiga

Foto : Teguh Prihandoko

Surabaya,(DOC) – Kritik pedas Wali kota Surabaya, Tri Rismaharini terhadap kinerja Perusahaan Daerah (PD) Rumah Potong Hewan, nampaknya tak membuat Direktur Utama PD RPH, Teguh Prihandoko bersikap. Bahkan permintaan penyertaan modal PD RPH sebesar Rp. 30 milliar juga tak di anulir untuk intropeksi kinerjanya.
Ia memilih bertahan untuk tetap mengajukan penambahan modal tersebut.
Sekarang beredar foto bersama antara putra Walikota, Fuad Bernad dan Teguh Prihandoko Dirut PD RPH. Sejumlah kalangan menilai, hal inilah yang membuat Teguh bertahan dengan niatnya dan tidak memperbaiki kinerja.
Saat dikonfirmasi oleh beberapa awak media, Teguh mengaku tidak ada kaitannya antara kritik Wali kota dengan foto kedekatan dirinya dengan putra bungsu Walikota.
Kedatangan Fuad ke PD RPH hanya untuk membeli daging untuk kebutuhan usaha cafenya.
Dirinya kuatir, ada pihak ketiga yang menunggangi permasalahan itu, termasuk kritik pedas yang di sampaikan Wali kota atas kinerja PD RPH.
“Mohon jangan dikait-kaitkan. Saya khawatir, marahnya Bu Wali(Tri Rismaharini,red) bukan masalah fotonya mas Fuad yang waktu itu berkunjung di RPH, namun ada pihak ketiga yang sengaja memicu, untuk kepentingan pribadi,” ujar Teguh, Rabu(20/9/2017).
Masih Teguh, nanti kalau teman – teman media ingin tahu kondisinya RPH saat ini, tunggu kalau ada kunjungan dari DPRD Kota Surabaya, nanti teman – teman saya undang, maklum mas saya baru 8 bulan menjabat menjadi Dirut RPH Surabaya dan masih perlu belajar. Tapi apapun yang dikatakan oleh, Walikota kami patuh pada perintahnya.
“Nanti teman media akan saya undang saat ada kunjungan DPRD Kota Surabaya, biar tahu kondisi RPH saat ini, tapi apapun yang dikatakan Walikota Surabaya kami patuh atas perintahnya, dan saya akan belajar, maklum mas saya kan masih menjabat 8 bulan jadi Dirut RPH Surabaya,”ungkapnya.(sn/rob)