Khofifah : Mulai Tahun Depan Tidak Boleh ada Perawat Ponkesdes dengan Gaji dibawah UMR

651 Perawat dan Bidan lulusan STIKes Bina Sehat PPNI siap mengabdi ke Masyarakat

Mojokerto, DOC ā€“ Di tahun 2019 dapat dipastikan seluruh perawat ponkesdes dijawa timur akan diperanjang kontraknya dengan mekanisme yang lebih baik. Begitu juga dengan honor mulai tahun depan tidak boleh lagi ada perawat dengan gaji telat dan dibawah UMR
Itulah orasi ilmiah Gubenur terpilih Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, saat menghadiri Wisuda Mahasiswa-Mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Bina Sehat PPNI, Jalan Raya Jabon KM 06 Desa Gayaman Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, beberapa waktu lalu
Mantan menteri sosial itu juga mengatakan beberapa catatan soal kondisi perawat ponkesdes saat ini akan menjadi PR dalam melakukan pembenahan. Salah satunya akan mengkonsep pembayaran gaji bersifat non tunai.
Disisi lain Khofifah juga mengatakan Problem perawat indonesia untuk bisa bekerja keluar negeri salah satunya kendala bahasa. Padahal dari beberapa lawatannya di luar negeri seperti Kuwait, Wina, Jenewa hingga Los Angles mereka ternyata begitu mendambakan Perawat perawat Indonesia
” Saat di Geneva, Swiss dan Wina, Austria mereka mengaku pernah dijanjikan 500 perawat dari Indonesia, namun sampai sekarang belum satu pun yang datang. Bahkan saat di Los Angeles, USA, mereka mengatakan bahwa ke sini Perawat Indonesia, nanti bisa ujian kompetensi sertifikatnya disini juga. Namun minta tolong kerja nya juga disini di Los Angeles. ” tuturnya. Itu artinya lanjut Khofifah, perawat Indonesia dimata dunia begitu didambakan.
Diakhir orasinya Khofifah menyampaikan ucapan selamat kepada mahasiswa dan mahasiswi yang telah lulus dan dilantik menjadi wisuda-wisudawati yang siap diterjunkan ke masyarakat, semoga menjadi tenaga ahli yang profesional di bidang masing-masing.
Sementara sambutan Ketua STIKes Bina Sehat PPNI Dr. M. Sajidin, S.Kep, M.Kes, diantaranya mengucapkan selamat kepada Wisudawan/Wisudawati STIKes Bina Sehat PPNI semoga menjadi insan kesehatan yang terampil dan tangguh serta bermanfaat bagi kehidupan demi meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para orang tua yang telah mempercayakan putra-putrinya menempuh pendidikan tinggi di STIKes Bina Sehat PPNI.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Graha Bina Sehat PPNI tersebut selain dihadiri Dra. Hj Khofifah Indar Parawansa , juga dihadiri Kepala RSAL Dr. Ramelan Surabaya Laksma TNI dr. I Gede Narendra Djaya Iswara, Komandan Kodim 0815 Mojokerto Letkol Kav Hermawan Weharima, SH, Kapolres Mojokerto diwakili Kapolsek Mojoanyar AKP Margo Sukwandi, SH, Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto H. Ismail Pribadi, SE., Kadinkes Kabupaten Mojokerto DR. H. Didik Chusnul Yakin, S.Sos, M.Si, Ketua DPW PPNI Propinsi Jawa Timur, diwakili Dr. Ah. Yusuf S, S.Kp., M.Kes. Ketua PD IBI Propinsi Jawa Timur,Hj. Netti Herlina S.Pd, M.Kes, Ketua IBI Kabupaten dan kota Mojokerto, Ketua PPNI Kabupaten Mojokerto, HM Hartadi S.kep. ST. MMKes,Ketua Yayasan PPNI Dr. M. Sadikin S.Kp, M.Kes dan Para Wisudawan dan Keluarga serta undangan sekitar 1.500 orang
Diketahui dalam prosesi Wisuda Mahasiswa-Mahasiswi STIKes Bina Sehat PPNI Angkatan Ke-XX Tahun 2018 diikuti sejumlah 651 dengan rincian, S1 Keperawatan 208 orang, DIII Keperawatan 148 orang, DIII Kebidanan 82 orang dan Profesi Ners 213 orang.(wan,yan, tok)

Tag: