Relawan Jokowi Pastikan Kadernya Berpolitik Santun

Surabaya, (DOC) – Seorang ulama, Habib Bahar Bin Smith telah menjadi tersangka atas penghinaan atau hatespeech Presiden Joko Widodo. Menanggapi itu, Relawan Jokowi (Rejo) Jawa Timur memilih fokus memberikan dukungan dengan cara yang santun dan beradab.

Ketua DPW Relawan Jokowi (Rejo) Jatim Kelana Aprilianto menegaskan, pihaknya tidak akan banyak berkomentar terkait kasus penghinaan tersebut. Dia beranggapan polisi sebagai pihak berwajib yang bisa menyelesaikannya.

“No komen! Saya nggak komentar soal hal itu. Kita ingin Rejo di sini berpolitik yang santun. Memberikan dukungan riil ke akar rumput,” ujar Kelana usai kegiatan konsolidasi dengan komunitas ulama muda, gus dan ning Jawa Timur, Jumat (7/12).

Kelana menjelaskan, pihaknya sudah mewanti-wanti kepada seluruh kader, pengikut maupun jaringan pendukung lainnya untuk senantiasa berlaku elegan dalam memberikan dukungan. Hal itu dilakukan dengan penyampaian program yang positif dan tidak menilai negatif palson lawan.

“Seluruh jaringan pokoknya sudah kami minta berlaku dengan santun. Kami tidak ingin memberi statemen kurang enak didengar. Bekerja riil dan tidak perlu mencari kekurangan atau kesalahan lawan,” urainya.

Para relawan juga menghindari tindakan menyebarkan hoax. Kelana mengungkapan komitmen konkrit dilakukan dengan bekerja riil turun ke bawah menyampaikan program dari pasangan calon Jokowi – Ma’ruf Amin. Terlebih, Relawan Jokowi sudah tersebar di 38 kota dan kabupaten dan 666 kecamatan di Nusantara.

“Kita akan bekerja turun ke bawah, door to door. Mendorong turun dan bersinergi dengan jaringan atau basis relawan lainnya,” tandas Kelana. (PBR)